
SURABAYA (Chenghoo.co)-Memasuki episode yang ke-IX, Entrepreneur Roadshow Training Pembuatan Kue diadakan di gedung pertemuan kecamatan Kenjeran. Kegiatan ini digelar berkat kerjasama Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dan DPW Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jatim, DPD PITI Surabaya, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), PT. Hakiki Donarta, dan PT. Susanti Megah (Garam Cap Kapal). Bekerjasama dengan Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya, Selasa (15/7/2025).
Risna, Technical Baker PT Hakiki Donarta, mengatakan, training pembuatan kue kali ini menghadirkan dua menu utama, yaitu Red Velvet Cookies dan Roti Kacang Merah.
“Selain lebih mudah untuk dipelajari, dua menu ini kita pilih karena banyak penggemarnya di pasaran,” katanya.

Oei Tjing Yen, Kordinator Entrepreneur Roadshow Training Pembuatan Kue, mengatakan, proses training nantinya akan dilanjutkan melalui sarana komunitas khusus peserta di WhatsApp (WA).
“Komunitas WA ini isinya orang-orang yang pernah mengikuti training seperti hari ini. Jadi bermanfaat untuk membangun jejaring dan UMKM. Sehingga antar-aggota komunitas nantinya bisa saling berbagi wawasan dan produk masing-masing,” katanya.
Nani Pertiwi, Sekretaris Kecamatan Kenjeran, menyampaikan terima kasih kepada YHMCHI-PITI atas terselenggaranya pelatihan pembuatan kue untuk warga kecamatan Kenjeran.
“Semoga melalui pelatihan ini, dapat meningkatkan wawasan dan skil teman-teman UMKM dalam membangun ekonomi keluarga masing-masing,” katanya.
Ana, salah seorang peserta asal Bulak Banteng, berharap supaya kegiatan pelatihan membuat kue bisa terus diadakan dan berkelanjutan.
“Ya karena dengan adanya kegiatan seperti ini, kita dapat ilmu baru. Wawasan baru dalam proses pembuatan kue,” katanya.
Dalam pelatihan ini juga disampaikan edukasi tentang pentingnya konsumsi garam yang beryodium bagi kesehatan, serta tidak asal membeli produk garam. Hal ini disampaikan oleh Tasya dari Garam Cap Kapal PT. Susanti Megah. Tamam Malaka.

