Chenghoo.co
Headline Khazanah Terkini

Khutbah Jumat: Idul Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan

Suasana penyembelihan hewan kurban di Masjid Raudlatul Jannah, Perum Wisma Permai

Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah segera tiba. Umat Islam kembali diingatkan tentang makna besar dari ibadah kurban. Tidak hanya soal menyembelih hewan, kurban juga menjadi bukti ketakwaan, ketaatan, dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah SWT.

Di tengah kehidupan yang semakin sibuk dengan urusan dunia, Idul Adha hadir sebagai pengingat bahwa seorang muslim harus siap berkorban demi menjalankan perintah Allah, sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Tema tentang meluruskan niat dan memahami hakikat kurban menjadi penting untuk diangkat karena saat ini ibadah sering kali hanya dipandang sebatas ritual lahiriah.

Padahal, Allah SWT tidak melihat besar kecilnya hewan kurban ataupun pujian manusia terhadap ibadah seseorang, melainkan melihat ketulusan hati dan ketakwaannya.

Oleh sebab itu, umat Islam perlu terus diingatkan agar tidak menjadikan kurban sebagai ajang pamer kekayaan, mencari popularitas, atau sekadar mengikuti tradisi tahunan.

Selain itu, Idul Adha juga mengajarkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Di balik penyembelihan hewan kurban, terdapat pesan tentang pentingnya membantu masyarakat yang membutuhkan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Karena itulah tema ini relevan disampaikan dalam khutbah Jumat, agar umat Islam tidak hanya memahami hukum kurban, tetapi juga mampu menangkap hikmah dan nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.

Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ

فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa. Ketakwaan bukan hanya tampak dalam ucapan, tetapi juga terlihat dari kesungguhan kita memperbaiki hati, niat, dan amal perbuatan.

Hari demi hari terus berlalu. Tidak terasa, umat Islam sebentar lagi akan memasuki bulan Zulhijah, bulan yang di dalamnya terdapat hari-hari mulia dan ibadah agung, yaitu ibadah kurban.

Kurban bukan hanya tentang menyembelih kambing, sapi, atau unta. Kurban adalah simbol ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT. Kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, kesabaran, dan kepatuhan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Kautsar ayat 2:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Ketika Nabi Ibrahim AS diperintahkan menyembelih putranya, beliau tidak membantah. Nabi Ismail AS pun menerima perintah itu dengan penuh kepasrahan kepada Allah SWT. Dari peristiwa tersebut, kita belajar bahwa inti ibadah bukan hanya pada bentuk lahiriah, melainkan pada ketulusan hati dalam menaati perintah Allah.

Oleh karena itu, ibadah kurban harus dibangun di atas niat yang lurus dan hati yang ikhlas. Jangan sampai kurban berubah menjadi ajang kebanggaan, pamer kekayaan, atau mencari pujian manusia.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”

Hadirin rahimakumullah,

Di zaman sekarang, godaan riya semakin besar. Tidak sedikit orang yang berlomba memperlihatkan ibadahnya di hadapan manusia. Bahkan terkadang semangat berkurban lebih besar untuk mendapat pengakuan sosial dibanding mencari ridha Allah SWT.

Padahal Allah SWT telah mengingatkan dalam Al-Qur’an:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

“Mereka tidak diperintahkan kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan ikhlas.”

Keikhlasan adalah ruh dari seluruh amal ibadah. Amal yang terlihat besar di mata manusia bisa menjadi kecil di sisi Allah apabila dicampuri riya. Sebaliknya, amal sederhana yang dilakukan dengan tulus justru sangat mulia di hadapan-Nya.

Jamaah Jumat yang berbahagia,

Ibadah kurban juga mengajarkan kepedulian sosial. Daging kurban dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan. Di situlah Islam mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya saat menerima, tetapi juga ketika mampu memberi.

Dalam sebuah hadis disebutkan:

مَا نَقَصَ مَالٌ مِنْ صَدَقَةٍ

“Harta tidak akan berkurang karena sedekah.”

Maka jangan takut berkurban karena Allah SWT tidak pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang gemar berbagi dan berbuat baik.

Kaum muslimin rahimakumullah,

Mari kita sambut Idul Adha dengan memperbaiki hati dan meluruskan niat. Jika Allah memberikan kelapangan rezeki, maka berusahalah untuk berkurban. Jangan ukur ibadah dari besar kecilnya hewan, tetapi ukur dari keikhlasan dan ketakwaannya.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hajj ayat 37:

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ

“Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan dari kalianlah yang sampai kepada-Nya.”

Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang ikhlas dalam beramal dan istiqamah dalam kebaikan.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ

فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ.

Ma’asyiral Mukminin rahimakumullah,

Sekali lagi marilah kita menjaga keikhlasan dalam setiap amal ibadah. Sebab, amal yang diterima Allah bukan hanya yang banyak, tetapi yang paling tulus dilakukan karena-Nya.

Menjelang Idul Adha nanti, jangan jadikan kurban sebagai ajang persaingan duniawi. Jangan pula meremehkan orang yang berkurban dengan kemampuan sederhana. Bisa jadi satu kambing yang dipersembahkan dengan ikhlas lebih mulia daripada banyak hewan kurban yang disertai kesombongan.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَلَا إِلَى أَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

“Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat hati dan amal kalian.”

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Mari kita jadikan momen Idul Adha tahun ini sebagai sarana memperbaiki diri, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan sesama muslim.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, memberikan keberkahan pada harta kita, melapangkan rezeki kita, serta menanamkan keikhlasan di dalam hati kita.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، وَاحْفَظْ بِلَادَنَا، وَارْفَعِ الْبَلَاءَ عَنَّا.

اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا يَوْمَ عَرَفَةَ وَعِيْدَ الْأَضْحَى وَنَحْنُ فِيْ أَحْسَنِ الْحَالِ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.

فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.

(kcm)

Related posts

Jelang Idul Adha, RPH Surabaya Gelar Bursa Sapi Kurban 2017

chenghoo1

Hewan Kurban Masuk Surabaya Wajib Vaksin PMK dan Kantongi SKKH

Gatot Susanto

Khotib Idul Adha Masjid Cheng Hoo Surabaya, Ustad Dr. dr. H. Sukadiono, M.M: Inilah Wujud Nyata Kesalehan Sosial 

chenghoo1