Chenghoo.co
Home » Milad Masjid Cheng Hoo Ke-24, Ketua YHMCHI Diserahterimakan
Headline Peristiwa Terkini

Milad Masjid Cheng Hoo Ke-24, Ketua YHMCHI Diserahterimakan

Kiri-Kanan: H.A. Nurawi, M Thaib Sangaji dan Hasan Basri siap memotong tumpeng Milad Ke-24 Masjid Cheng Hoo Surabaya.
Kiri-Kanan: H.A. Nurawi, M Thaib Sangaji dan Hasan Basri siap memotong tumpeng Milad Ke-24 Masjid Cheng Hoo Surabaya.

SURABAYA (Chenghoo.co)-Milad Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya ke-24 digelar, Kamis (15/10/2026) malam, berlangsung dengan penuh khidmat. Pada acara tersebut juga dilaksanakan serahterima Ketua Umum Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dari H.A. Nurawi kepada Ustad Hasan Basri S.Sos.I, dengan masa bhakti 2026-2031.

Milad kali ini terdapat pergantian sejumlah pengurus yang rata-rata lebih muda. Dewan Pembina Abadi diserahterimakan kepada M. Thaib Sangaji untuk YHMCHI dan kepada Siti Fatimah Sukri untuk YPCHI.

H.M.Y Bambang Sujanto (kiri) menyerahkan surat pengangkatan H.A. Nurawi sebagai Dewan Pembina YHMCHI.
H.M.Y Bambang Sujanto (kiri) menyerahkan surat pengangkatan H.A. Nurawi sebagai Dewan Pembina YHMCHI.

Serahterima juga dilaksanakan untuk jabatan Ketua Umum YHMCHI dari H.A. Nurawi kepada Hasan Basri S. Sos.I. Selanjutnya H.A. Nurawi diangkat sebagai Dewan Pembina YHMCHI.

Dalam sambutannya H.A. Nurawi mengatakan, dirinya dengan segala kerendahan hati, mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Pengurus, para ulama, tokoh-tokoh masyarakat, para donatur, para mitra, PITI Jatim, serta seluruh keluarga besar YHMCHI yang selama ini telah memberikan kepercayaan, dukungan, dan kebersamaan dalam kepemimpinannnya selama dua periode (10 tahun).

Sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Dua periode masa bakti sebagai Ketua Umum YHMCHI merupakan sebuah amanah dan perjalanan pengabdian yang penuh dengan pengalaman, tantangan, kebersamaan, serta berbagai pelajaran berharga.

Menurut dia, apa yang telah dicapai selama 10 tahun ini bukanlah hasil kerja satu orang. Melainkan buah dari kebersamaan dan semangat untuk menjaga nilai-nilai persaudaraan, toleransi, kebajikan, dan kemanusiaan yang menjadi bagian dari perjalanan YHMCHI.

“Saya doakan dengan kepenguruan yang baru ini, YHMCHI semakin maju, baik, amanah dan bermanfaat bagi Masyarakat,” katanya.

Hasan Basri setelah menerima tongkat estafet sambutannya mengucapkan terima kasih kepada H.A. Nurawi yang selama ini membimbingnya. “Bapak Awi adalah mentor sekaligus motivator yang pernah dimiliki yayasan ini. Melalui bimbingan, nasehat dan keteladan bapak, kami siap belajar bagaimana memimpin dengan hati, bersabar dalam menghadapi tantangan dan istiqomah dalam memperjuangkan kebaikan,” katanya.

Pada kesempatan ini, katanya, izinkan dirinya mewakili seluruh keluarga besar yayasan menyampaikan rasa terima kasih sedalam-dalamnya. Kepemimpinan Bapak Awi senantiasa menjadi referensi dan panutan bagi kemimpinan berikutnya.

“Jejak langkah yang Bapak Awi tinggalkan akan terus kami jaga dan akan dilanjutkan,”pungkas Ustad Hasan.

Hermawan Santosa, Ketua Umum Yayasan Bhakti Persatuan dalam sambutannya mengatakan, berbagai kemajuan yang dicapai oleh Masjid Muhammad Cheng Hoo telah dirasakan oleh masyarakat. Bersama dengan YHMCHI, kegiatan sosial kemasyarakatan yang digelar telah membuktikan atau dirasakan oleh masyarakat. Khususnya masyarakat kurang mampu.

“Ke depan, keadaan semakin kompleks. Meski demikian Cheng Hoo akan berhasil melewatinya. Hal ini dikarenakan, fondasinya kuat sudah tertanam dari para pendahulu. Semoga ini tetap terjaga,” katanya.

Indah Kurnia, anggota DPR RI, Komisi IX mengucapkan selamat Milad ke-24 untuk Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya.

“Saya berharap dari masjid ini kebaikan akan selalu ditaburkan,” katanya.

Wakil Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya Ibu Liu Yi
Wakil Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya Ibu Liu Yi

Sementara itu, Wakil Konjen RRT di Surabaya, Liu Yi memuji keberadaan YHMCHI. Selama bertahun‑tahun, YHMCHI berpegang teguh pada nilai‑nilai toleransi dan keharmonisan, berdedikasi dalam bidang amal sosial, pertukaran budaya, serta kerukunan antaretnis.

Yayasan ini, katanya, membangun jembatan bagi berbagai kelompok etnis untuk hidup rukun berdampingan. Memberikan kontribusi berharga bagi terwujudnya kerukunan beragama, koneksi antarrakyat, dan keharmonisan sosial di wilayah Jawa Timur, sehingga mendapatkan pujian luas dari berbagai lapisan masyarakat setempat.

“Kami berharap dewan pembina dan pengurus baru yayasan dapat melanjutkan semangat Cheng Hoo. Tetap berpegang pada semangat damai, toleran, dan bersahabat, terus memanfaatkan keunggulan uniknya, menyebarluaskan kisah persahabatan Cheng Hoo, memperdalam pertukaran kemanusiaan antara Tiongkok dan Indonesia, mempererat saling pengertian dan kedekatan antarrakyat kedua negara, serta berkontribusi dalam membangun komunitas Senasib Sepenanggungan Tiongkok‑Indonesia,” katanya.

Penggagas dan Pendiri Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya, H.M.Y. Bambang Sujanto (BS) dalam sambutannya mengatakan, perjalanan selama 24 tahun keberadaan Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya tidak lurus-lurus saja. Tantangan pasti ada dalam perjalanannya.

“Kami para pendiri sudah bertekad untuk memiliki masjid, sebagai tempat beribadah. Khususnya bagi muallaf etnis Tionghoa. Alhamdulillah, masjid yang kita cita-citakan ini terus menebar kebaikan bagi masyarakat,” katanya.

BS mengatakan, dukungan dari NU, Muhammadiyah, pengusaha hingga tokoh masyarakat telah memberikan arti positif waktu itu (awal pendirian) . Artinya, berbagai dukungan dari luar tersebut memberikan semangat para pendiri untuk terus melanjutkan perjuangan ini.

“Saya berharap, Masdjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya tidah hanya sebagai tempat beribadah saja, tetapi keberadaannya semakin bermanfaat bagi masyarakat banyak. Terutama bila dikaitkan dengan kegiatan kemaslahatan umat,” kata BS.

Dalam acara milad tersebut, setidaknya dihadiri sekitar 700 orang. Gubernur Khofifah Indar Parawansa diwakili oleh DR. Agung Subagyo, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Timur, hadir pula Wakil dari Polda Jatim, Wakil dari Pangdam V/Brawijaya, sejumlah ulama, pengusaha, organisasi hingga undangan lainnya.

Acara milad diawali dengan Khotmil Quran pukul 13.00 hingga 17.00, dilanjutkan Pemberian santunan kepada 24 yatim piatu. Kesenian dibawakan oleh anak-anak SDI Cheng Hoo. Sambutan-sambutan. Juga dilaksankan pemberian reward kepada insan Cheng Hoo Surabaya yang masa bhakti 10 sampai 20 tahun. Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng, sekitar pukul 21.30. (Erfandi Putra)

 

 

Related posts

Ling Ling Siap Sukseskan Cheng Hoo Cup 2

Gatot Susanto

YHMCHI-PITI Silaturrahim ke Kogartap III/Surabaya

chenghoo1

YHMCHI-PITI Ucapkan Berlangsungkawa pada Ibunda H.A. Djoko Widjaja

chenghoo1