
SURABAYA (Chenghoo.co.)-Dalam Rangka Nakestrad Peduli Sehat Ke -16, DPW Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jatim, DPD PITI Surabaya, Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dan Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), bekerja sama dengan organisasi-organisasi pengobatan tradisional, melanjutkan Bakti Kesehatan (Bakes) Pengobatan Tradisional Akupuntur. Kali ini, bekerja sama dengan Kecamatan Kenjeran Surabaya. Ditempatkan di gedung serba guna Tanah Merah 5 RW. 14, Surabaya, Minggu (3/8/2025).
Didampingi Oei Tjing Yen, Sekretaris YHMCHI, Ustadz Hasan Basri, Ketua Pelaksana Harian YHMCHI, mengatakan, sambutan warga ternyata cukup meriah melebihi Bakes sebelumnya.
“Tidak cuma warga sekitar. Bahkan warga Bubutan, Simokerto dan kecamatan lainnya, berdatangan untuk ikut kembali Bakes hari ini,” katanya.
Ustadz Hasan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, yang telah memfasilitasi terlaksananya Bakes ini ke tiap-tiap kecamatan di Surabaya.
“Insya Allah kita akan lanjutkan terus keliling di setiap kecamatan di kota Surabaya yang belum kita adakan Bakes pengobatan tradisional akupuntur ini,” katanya.
Suryawan, SE., B.Med., M.Med., Ketua PPTII dan Kaprodi D4 Akupunktur dan Pengobatan Herbal UKDC, mengatakan, jumlah warga yang mendaftar untuk berobat memang lebih banyak.
“Untuk hal ini, kami telah menerjunkan sebanyak 17 praktisi profesional, sehingga proses pengobatan bisa lebih lancar dan efektif. Juga beberapa mahasiswa magang yang ikut serta dalam Bakes hari ini,” katanya.
H. Abdul Munhari, Ketua LPMK Tanah Kali Kedinding, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam Bakes pengobatan tradisional akupuntur.

“Mudah-mudahan kegiatan yang menyehatkan ini bisa terus berkelanjutan di bulan-bulan berikutnya. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua warga kami,” katanya.
Wike (49), warga yang mengikuti Bakes, memiliki keluhan leher kecetit dan sering pusing. Setelah diobati selama 15 me
“Setelah diobati selama 15 menit, Alhamdulillah lebih baikan. Semoga bisa dilaksanakan Berkelanjutan. Tidak hanya hari ini,” katanya.
Sebagai tambahan, Bakes ini juga terlaksana berkat kerja sama dengan Perkumpulan Pengobat Tradisional Interkontinental Indonesia (PPTII), Perkumpulan Naturopatis Indonesia – DPD Jatim, Perkumpulan Pengobat Tradisional Indonesia (PPTI), Ikatan Sinolog Indonesia, Kolegium Pengobat Tradisional Interkontinental, World Federation Of Chinese Medicine Societies dan Universitas Katolik Darma Cendika. Tamam Malaka.

