Chenghoo.co
Home » Gubernur: Cheng Hoo Cup 2 Perkuat Hubungan Antarnegara
Headline Peristiwa Terkini

Gubernur: Cheng Hoo Cup 2 Perkuat Hubungan Antarnegara

Dukungan penuh dari berbagai kalangan untuk kesuksesan Cheng Hoo Cup 2.

SURABAYA (Chenghoo.co) – Gelaran turnamen Cheng Hoo Cup 2 (Surabaya International Veteran Table Tennis Championship) yang berlangsung di GOR CLS Kertajaya, Surabaya, Jumat (4/9/2026) pagi, secara resmi dibuka Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jawa Timur Dr. Muhamad Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., CIPA, mewakili Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jatim, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menggagas serta menyelenggarakan kejuaraan ini, “kata Khofifah dalam sambutannya yang dibacakan Dr. Muhamad Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., CIPA.

Muhammad Hadi Wawan Guntoro mewakili Gubernur Khofifah memberikan sambutan.

Gubernur mengatakan, kejuaraan ini bukan sekadar ajang untuk bertanding dan memperebutkan prestasi. Lebih dari itu, Cheng Hoo Cup 2 menjadi ruang untuk membangun silaturahmi. Juga, mempererat persahabatan, serta memperkuat hubungan antarinsan dan antarnegara melalui bahasa yang sangat universal, yaitu olahraga.

“Tenis meja merupakan cabang olahraga yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, konsentrasi, strategi, dan mental yang kuat, Namun, ada satu hal yang menurut saya jauh lebih penting, yaitu semangat untuk terus bergerak dan terus berprestasi, tanpa mengenal batas usia. Hal tersebut sangat terlihat dalam kejuaraan ini,” kata gubernur.

Ye Su (baju putih) didampingi Bambang Sujanto (kiri) dan Alim Markus (kanan) serta tokoh lainnya.

Menurut gubernur, para atlet veteran telah memberikan teladan bahwa usia bukanlah alasan untuk berhenti berolahraga. Justeru, semakin bertambah usia, semakin penting bagi kita untuk menjaga kebugaran, menjaga semangat, dan tetap memberikan inspirasi bagi generasi berikutnya. Karena itu, para atlet veteran yang hadir di tempat ini bukan hanya peserta kejuaraan.

Perkenalkan Jatim

Lebih lanjut gubernur mengatakan, pemerintah Provinsi Jatim terus mendorong agar kegiatan-kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Eksibisi, Ye Su (baju putih) melawan H.A. Nurawi

“Kejuaraan seperti Cheng Hoo Cup 2 ini memiliki nilai strategis. Mengapa? Karena mampu menghadirkan peserta dari berbagai daerah dan negara. Sekaligus memperkenalkan Jatim, khususnya Surabaya, sebagai daerah yang terbuka terhadap kerja sama, persahabatan, dan pengembangan olahraga. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkembang. Tidak hanya menjadi kejuaraan yang rutin dilaksanakan, tetapi juga menjadi salah satu event tenis meja yang semakin berkualitas dan memiliki daya tarik internasional,” katanya.

Gubernur berpesan, bertandinglah dengan semangat. Tunjukkan kemampuan terbaik. Junjung tinggi sportivitas, dan jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menambah persahabatan. Menang adalah prestasi, tetapi mampu bertanding dengan sportif, saling menghormati, dan kembali pulang dengan membawa persaudaraan. Itulah kemenangan yang sesungguhnya.

Kepada para wasit dan juri, gubernur juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan profesionalismenya. Jadilah pengawal pertandingan yang objektif, adil, dan menjunjung tinggi sportivitas. Kepada seluruh panitia dan para donatur, gubernur menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kontribusinya. Semoga sinergi yang telah terbangun ini dapat terus dilanjutkan dan diperkuat untuk memajukan olahraga di Jatim.

“Akhirnya, mari kita jadikan Cheng Hoo Cup 2 ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan persahabatan. dari Jatim, kita kirimkan pesan bahwa olahraga mampu menyatukan kita. Semoga seluruh rangkaian kejuaraan berjalan dengan lancar, aman, sukses, dan melahirkan prestasi-prestasi terbaik. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan yang paling penting, nikmati pertandingannya, jaga persaudaraannya. Salam olahraga..jaya! Jawa Timur. gerbang baru nusantara!,” pungkas gubernur.

Banyak Dukungan

Dalam sambutannya, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya, Ye Su, menceritakan perjalanan Laksamana Cheng Hoo ke nusantara. Laksamana Cheng Hoo sebagai simbol penting persahabatan, pertukaran budaya, dan sejarah hubungan damai antara Tiongkok dan Indonesia.

“Peserta Cheng Hoo Cup 2 yang berasal dari berbagai negara ini justru mewarisi semangat Laksamana Cheng Hoo yang terbuka hingga membangun persahabatan antar bangsa-bangsa. Selamat bertanding. Semoga Cheng Hoo Cup 2 berjalan lancar dan sukses,”kata Ye Su.

Peter Layardi, Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTSMI) Pusat dalam sambutannya menyambut positif atas terselenggaranya Cheng Hoo Cup 2. Dia mengucapkan terima kasih atas dukungannya semua pihak. Terutama para donatur, sehingga acara ini terselenggara dengan baik. Khususnya Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) sebagai penyelenggara.

“Kegiatan ini sungguh mendukung PTSMI. Terutama dalam memasyarakatkan tenis meja di tanah air. Saya mengucapkan terima kasih kepada para veteran tenis meja yang akan bertanding. Baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.

Alim Markus, Ketua Kehormatan Dewan Pembina YHMCHI dalam sambutannya menyambut baik acara ini. “Para atlet, para pecinta tenis meja marilah kita kadikan acara ini untuk saling bersilaturahmi. Selamat bertanding. Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk mempererat tali silaturrahim. “Terima kasih semuanya,” kata Alim Markus.

H.A. Nurawi, Ketua Umum YHMCHI mengatakan, atas nama YHMCHI menyampaikan selamat datang dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dalam dan luar negeri yang telah hadir dan ikut memeriahkan turnamen ini.

“Cheng Hoo Cup 2 bukan hanya sebuah kompetisi untuk mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah untuk mempererat persahabatan, sportivitas, kebersamaan, serta hubungan antar-atlet dan masyarakat dari berbagai daerah dan negara,” katanya.

Melalui olahraga tenis meja, kata H.A. Nurawi, kita belajar bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita bertanding dengan jujur, menghormati lawan, menjaga sportivitas, dan memberikan penampilan terbaik.

“Kehadiran peserta internasional juga menjadi kebanggaan tersendiri. Semoga Cheng Hoo Cup 2 dapat terus berkembang menjadi turnamen yang semakin berkualitas dan mampu menjadi salah satu ajang tenis meja internasional yang diperhitungkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sutiono Adi Tjandra, Ketua Panitia Cheng Hoo Cup 2 mengatakan, selamat datang di acara Cheng Hoo Cup 2. “Kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Kami mohon doanya, semoga Cheng Hoo Cup 2 yang berlangsung 4 September 2026 hingga 6 September 2026 berjalan sukses. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas kerja kerasnya. Semoga acara ini sukses hingga akhir acara nanti. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungannya dari donatur,” kata Adi.

Adi menjelaskan, Cheng Hoo Cup 2 ini pesertanya sekitar 300 petenis meja veteran dunia. Mereka berasal dari Indonesia, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Thailand, Australia, Jepang dan Kamboja. “Terakhir kami ucapkan terima kasih kepada semuanya. Selamat bertanding,” pungkas Adi.

Acara ini diawali dengan menyantuni anak yatim dari panti Kecamatan Genteng, Surabaya. Pembacaan doa dihaturkan oleh Ustad Hasan Basri Fuk. Sementara tari Remo dibawakan oleh siswi SD Islam Cheng Hoo.

Tampak hadir pula pada acara tersebut, Kapolda Jatim yang diwakili oleh Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Jatim, AKBP Rochmad Slamet., S.Sos, Konsulat Jenderal Australia di Surabaya Mr Glen Askew dan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya yang diwakili oleh Morohira Kaori.

Tampak hadir juga HMY Bambang Sujanto Ketua Dewan Pembina (Presidium) YHMCHI, Ketua Dewan Pembina Muhammad Taib Sangaji, Ketua Dewan Pembina Hj. Siti Fatimah Sukri.,SE.,BBA, Sekretaris Umum YHMCHI Oei Tjing Yen.

Juga hadir Ketua PITI Jatim H. Haryanto Satryo, Ketua PITI Surabaya Herman Hosana, Ketua Takmir Masjid Cheng Hoo Surabaya Ustad Haryono Ong. Hadir pula sejumlah perwakilan asosiasi/yayasan/perkumpulan.
Diantaranya Ketua Umum Yayasan Bhakti Persatuan Hermawan Santoso.
Seusai cara seremoni dilakukan pertandingan eksibisi antara Adi Sutiono melawan bapak Panji. Juga antara Konjen Ye Su melawan H.A. Nurawi. Setelah itu pertandingan resmi tenis meja veteran dunia dimulai dan akan berakhir 6 September 2026 mendatang. (H. Erfandi Putra)

Related posts

YHMCHI-PITI dan Yayasan Lima Bakti Gelar Khitanan Massal

chenghoo1

96 Anak Ikuti Khitanan Massal di Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gatot Susanto

YHMCHI-PITI Silaturahim Kejati Jatim , Siap Terlibat Baksos Bersama

chenghoo1