
SURABAYA (Chenghoo.co) – Turnamen tenis meja internasional Cheng Hoo Cup 2026 resmi memungkasi rangkaian kompetisinya di GOR CLS Kertajaya, Surabaya, Minggu (6/9/2026). Ajang bergengsi kali kedua ini ditutup secara resmi oleh Ketua Panitia, Sutiono Adi Tjandra.

Mewakili Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), Sutiono menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang berkontribusi atas kesuksesan gelaran tahun ini, mulai dari jajaran Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, para sponsor, tim medis, aparat keamanan, seluruh panitia hingga jajaran wasit dan relawan.
“Terima kasih atas peran dan keterlibatan seluruh pihak dalam menyukseskan gelaran ini,” katanya.
Persaingan Ketat
Di antara daya tarik utama turnamen adalah pertarungan antarbintang di berbagai kelompok umur (KU). Pada kategori Perorangan KU 40-49, duel sengit lintas negara berakhir dengan kemenangan atlet NSM Thailand, Fan Guoliang, yang berhak memboyong gelar juara serta hadiah utama USD 800.
Sedang untuk posisi runner-up diamankan oleh Rudy Wicaksono (HCIYS) yang membawa pulang USD 400. Sementara podium ketiga bersama diraih oleh Donald Jechson Paleba (HCWS Surabaya) dan Abe Junichi (Jepang) dengan masing-masing mengantongi USD 200.
Laga tak kalah panas juga tampak di KU 50. Tenis meja nasional menunjukkan dominasinya lewat Ismu Harinto yang sukses merebut podium tertinggi dan hadiah USD 800. Ismu mengungguli Song Zhiqiang (NSM Thailand) di posisi kedua (USD 400), disusul Momon Afrimon (Trimitra Sidoarjo) serta Peter Sanjaya (Vasa Surabaya) di tempat ketiga bersama (USD 200).
Di KU 60-80, Zeng Hao dari NSM Thailand keluar sebagai jawara, disusul Teuku Kelanaria (SMC Samarinda) di urutan kedua, serta Moh Ali Iqbal (Trimitra Sidoarjo) dan M. Yunus (Vasa Surabaya) sebagai juara tiga bersama.
Sektor Veteran Putri
Sektor Tunggal Veteran Putri KU 45-64 menampilkan performa impresif Nuni Sugiani (Trimitra Sidoarjo) yang sukses mengunci gelar juara pertama. Posisi kedua ditempati Ratna (NH Bandung), sedangkan predikat juara tiga bersama diraih oleh Lieng-Lieng Agustin dan Yu Qing (Vasa).
Sementara pada Tunggal Veteran Putri KU 65-80, Memeyati (HCIYS) tampil dominan hingga merebut trofi utama. Ru Chen mengamankan posisi runner-up, disusul Swie Stang (HCIYS) dan Sista (Australia) yang berbagi tempat di podium ketiga.
NSM Thailand Rajai Nomor Beregu
Klasemen akhir Kategori Beregu menegaskan dominasi kontingen luar negeri. NSM Thailand tampil perkasa dan keluar sebagai juara pertama, berhak atas hadiah utama sebesar USD 1.200. Tim Putra Tunggal harus puas berada di posisi kedua dengan raihan USD 600, sedangkan Trimitra Sidoarjo dan Paser A mengamankan peringkat ketiga bersama dengan hadiah masing-masing USD 300. (Tamam Malaka)

