
SURABAYA (Chenghoo.co) – Lingkungan Masjid Cheng Hoo Surabaya terus dipercantik. Setelah berhasil merenovasi dan membangun gedung sekolah bertingkat, Jumat (28/8/2026), dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Gapura Cheng Hoo di lingkungan masjid tersebut.

Pembangunan gapura, pagar hingga canopi tersebut diperkirakann menelan biaya sekitar Rp 2 miliar. Memang beberapa tahun terakhir ini kawasan Masjid Cheng Hoo terus dipercantik. Tujuannya tak lain untuk menjadi lingkungan yang bersih dan nyaman. Dengan dibangunnya gapura ini akan menambah keindahan lingkungan masjid.
“Apapun yang dilakukan Cheng Hoo Surabaya saya mendukung sepenuhnya. Mengapa? Karena Cheng Hoo telah memberikan bukti. Pembangunan di lingkungan terus bergerak. Lihat gedung sekolah yang baru selesai renovasi dan bangunan baru sungguh membanggakan. Pokoknya apa yang ‘diminta’ Cheng Hoo pasti saya mendukung,” kata Heru Budihartono, Ketua Kehormatan Dewan Pembina Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dalam sambutannya.

Heru yang juga salah satu donatur Cheng Hoo lebih lanjut mengatakan, pendidikan di Cheng Hoo terus meningkat pesat dalam perjalannya. “Sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semuanya. Saya yakin sekolah Cheng Hoo ke depan akan terus berkembang dengan baik,” katanya.
Keterbukaan
Beberapa bulan lalu, tepatnya saat Ramadhan 2026, warga Jatim digemparkan dengan viralnya berita Masjid Cheng Hoo Surabaya berhasil membagikan zakat mal kepada 32.000 masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Setidaknya zakat mal sekitar Rp 16 miliar tersebut dibagikan kepada yang berhak.
Tersebarlah bahwa Cheng Hoo merupakan lembaga keagamaan yang mempunyai kekayaan yang besar. “Saya pun setelah pembagian zakat mal banyak yang menelepon. Secara umum masyarakat menilai bahwa Cheng Hoo lembaga yang kaya. Tidak. Tidak begitu,” kata HMY Bambang Sujanto, Dewan Pendiri Masjid Cheng Hoo Surabaya.
Menurut Bambang, memang kegiatan kesosialan kerap dilaksanakan di Cheng Hoo. Semua ini tidak lain bentuk kepercayaan kepada Cheng Hoo. NU, Muhammadiyah, komunitas hingga perorangan dan lainnya hingga kini menjadi mitra strategis bagi Cheng Hoo.
“Kepercayaan dari luar itulah yang membuat Cheng Hoo terus maju. Terus bergerak. Kepercayaan dari berbagai kalangan itu, sudah barang tentu kami jaga dengan keterbukaan. Semua bantuan dan lainnya kami dapat mempertanggungjawabkan secara terbuka,” kata Bambang.
Terakhir Bambang mengucapkan terima kasih kepada donatur dan panitia pelaksana. “Semoga pembangunan Gapura Cheng Hoo ini penuh manfaat bagi kita semua. Aamiin,” pungkas Bambang.
Dalam acara tersebut hadir H.M.Y. Bambang Sujanto (Pendiri & Ketua Dewan Pembina), Heru Budihartono (Ketua Kehormatan Dewan Pembina, Sekaligus YHMCHI Donatur Pembangunan YHMCHI), H. Fauzan Adjie Chendra (Dewan Pendiri YHMCHI), Siti Fatimah Sukri TV(Dewan Pembina YHMCHI-YPCHI), Sutiono Adi Tjandra (Dewan Pengawas YHMCHI-YPCHI), M. Rizky Fadlilah Sangadji (koordinator Pembangunan YHMCHI), Dr. Chairul Muriman Setyabudi, S.E., S.H., M.P (General Manager YHMCHI), Ustad Hasan Basri (Ketua Pelaksana Harian YHMCHI), Oei Tjing Yen (Sekretaris YHMCHI), Ustad Haryono Ong (Takmir Masjid Cheng Hoo Surabaya, Nicky, S.H., M.H., C.T.L, Abdul Hakim (Wakil ketua DPD PITI Surabaya).
(Erfandi Putra)

