Chenghoo.co
Gaya Hidup Peristiwa

Soft Opening Wisata Kawi Agro Park Coban Baung, Wonosari Gunung Kawi, Akan Tingkatkan Ekonomi Warga Setempat 

Potong pita. Dari kiri, HMY Bambang Sujanto (Komisaris PT KIN), Talis Raharjo (Wakil Administratur/KSKPH Malang Barat) dan Sukin
(Direktur utama PT KINp)

SURABAYA (Chenghoo.co)-PT Kawi Indah Nurasih (KIN) menggelar Soft Opening Wisata Kawi Agro Park Coban Baung, Wonosari, gunung Kawi Malang , Rabu (20/8/2025).

Sukin, Direktur utama PT KIN, mengatakan, lahan yang dikelola adalah seluas 78 Hektar Untuk sarana prasarananya masih dalam tahap pembangunan. Dia menegaskan, acara kali ini masih merupakan soft opening, dan belum grand opening, yang baru diolah 16 hektar

“Untuk sementara yang sudah ada adalah kolam renang anak-anak. Sedang di antara objek wisata andalan lainnya adalah air terjun. Tentu saja ke depan kita akan sediakan banyak fasilitas wisata lainnya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sukin juga menyampaikan terima kasih kepada HMY Bambang Sujanto, dimana posisinya sebagai komisaris utama di PT KIN.

Desy Ariyanti, Camat Wonosari (kiri), tanam pohon secara simbolis

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bambang. Karena beliau telah memberikan dukungan yang tidak main-main, bahkan meski hubungan kerjasama ini masih belum ada hasil. Pak Bambang tetap menggelontorkan dana pribadi beliau,” katanya.

HMY Bambang Sujanto, selaku Komisaris Utama PT KIN, mengatakan, proyek Wisata Kawi Agro Park Coban Baung, berawal dari aturan pemerintah yang memberikan hak kepada rakyat untuk mengelola perhutanan untuk pariwisata. Kemudian ia menyarankan Pak Sukin untuk mengambil kesempatan tersebut.

“Pak Sukin masih ragu-ragu. Kemudian saya meminta dukungan agar proyek ini berjalan, baik kepolisian maupun aparat pemerintahan. Karena saya juga ingin agar masyarakat desa ini maju. Alhamdulillah, hari ini sudah bisa terlaksana,” katanya.

 

Desy Ariyanti, Camat Wonosari, mengatakan, keberadaan objek wisata Kawi Agro Park pastinya akan membantu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar. Karenanya, ia berharap nantinya juga akan diikuti oleh pemberdayaan masyarakat lokal.

 

“Karena ini ada di dua kecamatan, yaitu Wonosari dan Ngajum, mudah-mudahan nanti warga bisa diprioritaskan. Apalagi warga di kedua kecamatan ini banyak memiliki UMKM. Mereka perlu dirangkul. Sehingga masyarakat bisa memasarkan produk-produk unggulannya. Karena di pusat wisata tentunya ada pusat oleh-oleh,” katanya.

 

Senada juga diungkapkan Talis Raharjo, Wakil Administratur/KSKPH Malang Barat, ia berharap objek wisata Kawi Agro Park tidak hanya menjadi destinasi wisata baru di kecamatan Wonosari maupun Ngajum. Namun juga bisa mendongkrak perekonomian warga setempat.

 

‘Objek wisata ini mudah-mudahan bisa menjadi ikon baru yang nantinya benar-benar bisa mengangkat perekonomian warga,” katanya.

 

Setelah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU PT KIN dengan Universitas Kepanjen, potong pita dan potong tumpeng. Kemudian tanam pohon secara simbolis. Acara ini juga dimeriahkan oleh tari-tarian khas daerah, seperti tari Beskalan, tari topeng dan tari adat Mberot.

Banyak tokoh hadir, aparat pemerintahan, kepolisian, Danramil Wonosari maupun Ngajum. Juga tampak dari Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI): HMY Bambang Sujanto yang datang beserta istri, putra dan cucu, Sutiono Adi Tjandra (Dewan Pengawas YHMCHI), A. Subiantoro (Dewan Pengurus), Abdul Hakim (Dewan Pengurus), Ustadz Hasan Basri (ketua pelaksana harian YHMCHI), Oei Tjing Yen (Sekretaris YHMCHI), Sherly (Bendahara YHMCHI), H. Dion Sultan Ciptadimulya BA (Ketua YPCHI), Siti Fatimah Sukri (Dewan Pengawas YPCHI), Nicky, S.H., (Tenaga Ahli Bid. Hukum dan Legal YHMCHI-YPCHI), Emma (PITI Surabaya ). Tamam Malaka.