
SURABAYA (Chenghoo.co)-Diawali dari sebuah kantor kecil di Jl. panggung di Surabaya, dan kini telah memasuki usianya yang ke-50, Samator tak hanya mampu bertahan. Tetapi juga terus tumbuh dan berdampak di usia emasnya. Semuanya bermula dari mimpi besar seorang yang visioner, yaitu Arief Harsono.
Hal ini disampaikan oleh Rachmat Harsono, Direktur Utama Samator Group, mengenang sang pendiri Samator Group, Arief Harsono, dalam acara Gala Dinner memperingati usia emas Samator Group di Grand Ballroom Novotel Surabaya, Senin (21)7/2025).
“Beliau tak hanya membangun sebuah perusahaan. Tetapi juga mewariskan hidup , ketekunan, keberanian, serta komitmen untuk memberi arti lebih besar daripada sekedar bisnis,” katanya.
Rachmat Harsono menambahkan, selain terus tumbuh dan berdampak, Samator hingga saat ini juga tetap setia pada nilai-nilai yang ditanamkan oleh Arief Harsono, yaitu bahwa sebuah bisnis tak hanya bisa diukur dari besar-kecilnya revenue. Namun juga adalah sebesar manfaat yang mampu kita hadirkan untuk sesama.
“Melalui Samator emas ini, kami ingin melangkah lebih jauh. Tak hanya memperkuat fondasi bisnis. Juga menguatkan kontribusi sosial dan lingkungan. Salah satunya melalui revitalisasi sungai jagir. Ini bukan sekedar infrastruktur. Ini adalah cinta yang kami kembalikan pada kota kelahiran kami. Seperti sungai yang terus berguna, Samator ingin tak hanya berguna di industri. Tetapi juga berguna untuk masyarakat,” katanya.

Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, yang hadir mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa, mengucapkan selamat atas pencapaian Samator yang terus bertahan dan terus tumbuh di usianya yang kini telah setengah abad.
“Tentunya ini adalah sebuah milestone yang sangat layak disyukuri. Dibanggakan. Dan tentunya menjadi sebuah milestone yang mudah-mudahan mengantarkan pada milestones-milestoneberikutnya,” katanya.
Dalam acara Gala Dinner tersebut, dihadiri banyak tokoh, pengusaha dan stakeholder. Di antaranya, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, Kapolda Jatim, Brigjen TNI Danny Alkadrie, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Murbianto Adhi Wibowo, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Jawa Timur, dan tokoh-tokoh lainnya.
Juga tampak hadir para pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Di antaranya: HMY Bambang Sujanto (Dewan Pendiri YHMCHI), H. Ma’mun Hasan (Dewan Pendiri YHMCHI), Sutiono Adi Tjandra (Dewan Pengawas), H.A Nurawi (Ketua YHMCHI), H. Dion Sultan Ciptadimulya BA (Ketua YPCHI), Ustadz Hasan Basri (Ketua Pelaksana Harian YHMCHI), Ustadz Hariyono Ong (Ketua Takmir Masjid Cheng Hoo Surabaya), Oei Tjing Yen (Sekretaris YHMCHI), Drs. H. Kadapi Kadiso (Pendiri serta Pembina Masjid M. Cheng Hoo Banyuwangi), H. Haryanto Satryo DPW PITI Jatim (Ketua DPW PITI Jatim). Juga Tenaga Ahli Bid. Hukum dan Legal YHMCHI-YPCHI: Bpk. Nicky, S.H., MH. Permadi Al Suharto, BSC – Dewan Pembina YHMCHI dan Siti Fatimah Sukri – Dewan Pengawas YPCHI bid. Pendidikan. Tamam Malaka.

