
SURABAYA (Chenghoo.co)-PT Bank Negara Indonesia (Persero) TBK, Kantor Wilayah 06 Surabaya, Kantor Cabang Tanjung Perak, menyerahkan bantuan CSR untuk pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Cheng Hoo sebesar 500. 000.000. Bantuan CSR tersebut diserahterimakan di ruang serbaguna Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI, Jumat (15/11/2024).
Secara simbolis, bantuan CSR diserahkan oleh Irfan Ferdiansyah, Pemimpin BNI Kantor Cabang Tanjung Perak, kemudian diterima oleh H. A Nurawi, Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI).
Dalam sambutannya, Nurawi menyampaikan terima kasih atas bantuan CSR yang diberikan oleh PT BNI (Persero) TBK, Kantor Wilayah 06 Surabaya, Kantor Cabang Tanjung Perak. Ia juga menjelaskan kondisi terakhir gedung SDI Cheng Hoo yang direncanakan selesai akhir Desember, namun sudah bisa ditempati kegiatan proses belajar-mengajar.
“Semoga apa yang telah diberikan oleh Bank BNI ini bisa menjadikan murid-murid SDI Cheng Hoo bisa lebih berkarya dan lebih bermanfaat. Doa kami, semoga Bank BNI semakin hari bisa lebih maju dan terus berkembang,” katanya.
Irfan Ferdiansyah, selaku Pemimpin BNI Kantor Cabang Tanjung Perak, mengatakan, bantuan CSR yang diberikan oleh Bank BNI
merupakan suatu kewajiban yang harus dijalankan.

“Dalam setiap tahun pelaksanaan kegiatan perusahaan kami ada sebagian yang harus kami sisihkan. Agar dana tersebut diberdayakan dalam kegiatan masyarakat. Artinya di situ sebenarnya dana tersebut bukapah semata-mata milik kami. Tetapi milik masyarakat,” katanya.
Usai penyerahan simbolis bantuan CSR, rombongan dari Bank BNI diajak melihat-lihat gedung dan suasana proses belajar mengajar di SDI Cheng Hoo yang kini telah beroperasi. Para punggawa bank BNI tersebut tampak terkesima oleh penyambutan oleh siswa-siswi SDI di pintu masuk.
“Saya benar-benar takjub dengan tematikal kelasnya. Hingga kelengkapan pembelajarannya. Tentu yang luar biasa adalah program 4 bahasanya. Belum setiap hari diawali dengan ngaji, kemudian shalat dhuhur. Lengkap. Bagi saya ini luar biasa,” kata Irfan Ferdiansyah. (Tamam Malaka)

