Ustadz Hanan Attaki : ‘Semua bermodalkan nekat dan yakin pada Allah’

Chenghoo.co – Dengan gaya ceramah yang ringan dan mudah diterima bagi remaja. Tak lupa pula, Ia selalu memberi support pada setiap kajiannya untuk para jomblo agar segera menggenapkan setengah dien nya. Begitulah sosok Ustadz Hanan Attaki.

Tumbuh dengan didikan Islam sejak kecil, Pria kelahiran Aceh, 31 Desember 1981 ini memiliki nama lengkap Tengku Hanan Attaki. Ia menamatkan sekolahnya di Pesantren Ruhul Islam Banda Aceh. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya di  Al Azhar, Kairo, Mesir.

Sejak sekolah dasar, Hanan Attaki sudah mendapat beasiswa. Beberapa kali ia telah mengantongi kemenangan Musabaqah Tilawatil Quran. Hadiah yang didapatkannya kala itu pun sangat bermakna bagi Hanan kecil. Mulai dari mendapat sepeda untuk dipakai ke sekolah, hingga mendapatkan televisi untuk keluarga di rumah.

Dikutip dari suaramuslim.net, saat kuliah Ia mendapat beasiswa. Tak tanggung-tanggung, Ia mendapatkan beasiswa dari tiga lembaga pemberi beasiswa sekaligus. Di keluarganya, Hanan Attaki adalah orang pertama yang kuliah dan kuliahnya pun di luar negeri. “Ngga ngandelin duit. Murni dari nol. Doa dari orangtua. Dan Alhamdulillah terjadi perubahan yang signifikan di keluarga,” tuturnya.

Hal yang membuat Hanan Attaki bertahan adalah Ia yakin bahwa Allah selalu bersamanya. Dulu Ia pernah khawatir dengan kondisi keuangan yang hanya pas untuk berangkat ke Kairo. Ia bahkan pernah akan membatalkan rencananya berkuliah di Mesir. Pasalnya, selain hanya punya uang pas untuk transportasi ke kairo, ia juga belum terdaftar di universitas itu, dan harus mendaftar ketika di sana.

Kegundahan tersebut akhirnya dijawab oleh salah satu ustadnya. “Siapa yang beri kamu rezeki di sini?” ujarnya menirukan sang Ustadz. “Allah,” jawabnya. “Nah Allahmu di Indonesia dan di Mesir kan sama? Ngapain takut,” ujar ustadznya.

Perjalanannya ke Mesir, murni berbekal keyakinannya pada Allah. Saat itu untuk ke Mesir masih menggunakan visa turis, dan saat di sana ia belum mendapatkan fasilitas tinggal di asrama mahasiswa gratis. Meski demikian, Allah tetap memberi fasilitas yang tak terduga bagi dirinya.

Keajaiban yang diberikan Allah padanya, tak berhenti sampai disitu. Saat pengetesan memasuki universitas, ia tidak ditanya berapa nilai saat sekolah di Indonesia, tapi ditanya, “kamu bisa ngaji, ngga?,” jelasnya.

Kemudian ia menjawab bahwa ia bisa mengaji, dan ia pun mulai mengaji sesuai permintaan tes tersebut. Dengan modal mengaji dan keyakinan pada Allah, Hanan Attaki  bisa langsung masuk ke Al Azhar dan langsung mendapat beasiswa prioritas.

Untuk menghidupi dirinya di negeri orang, Hanan Attaki juga  berbisnis dari mulai jual bakso, bisnis catering, dan sempat jadi joki hajar aswad (pada saat musim haji). “Semua bermodalkan nekat dan keyakinan pada Allah.” Tutupnya.

(Suaramuslim.net/Amm)

Tags: